Kursus Teknologi Informasi Untuk Siswa Sekolah Menengah

Kursus Teknologi Informasi Untuk Siswa Sekolah Menengah – Jakarta, Direktorat Jenderal – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kmendikbudristek) meluncurkan program reguler baru Program Sekolah Vokasi Center of Excellence untuk meningkatkan kualitas siswa sekolah kejuruan.

Seperti kita ketahui, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan peran pendidikan. Keputusan Presiden (Inpress) No. Perpres dan inpres ini merupakan wujud ekspresi komitmen kuat pemerintah Indonesia dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menindaklanjuti komitmen tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berupaya meningkatkan kualitas dan relevansi sekolah kejuruan, salah satunya melalui program sekolah vokasi Pusat Unggulan (PK).

Kursus Teknologi Informasi Untuk Siswa Sekolah Menengah

Kursus Teknologi Informasi Untuk Siswa Sekolah Menengah

Pada tahun 2023, jumlah siswa yang terkena program SMK PK sebanyak 1.557.027 orang. Minat satuan pendidikan untuk mengikuti program PK SMK sangat tinggi. Pada tahun 2023, pendaftar SMK PK sebanyak 4.021 orang, SMK PK yang ditetapkan sebanyak 159 SMK menjadi SMK New Support Matching Scheme (SPD) dan SMK PK SPD Lanjutan sebanyak 63 SMK.

Bina Dharma School

Di antara banyaknya pelamar, hanya sedikit satuan pendidikan di Indonesia yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan skema dukungan yang tepat. Oleh karena itu, untuk menjawab kekhawatiran tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka Program PK SMK Skema Reguler Tahun 2023. Pada kesempatan peresmian program ini, pihak manajemen perguruan tinggi mengadakan webinar sosialisasi SMK PK Skema Reguler Baru Tahun 2023 (16-06-2023) untuk memberikan pemahaman kepada satuan ahli pendidikan, yang kemungkinan akan melaksanakan dia. program.

Program SMK PK fokus pada pengembangan dan peningkatan kinerja SMK serta peningkatan mutu SMK. Relevansi ini dibangun melalui partisipasi yang bermakna dan keselarasan dengan dunia kerja.

Direktur Pendidikan Masyarakat Kiki Iuliati mengatakan, penerapan Program PK SMK skema reguler merupakan salah satu strategi peningkatan mutu SMK pasca masa transisi. Melalui transisi ini, lulusan SMK diharapkan mempunyai kualitas dan mampu bekerja di dunia kerja dan berwirausaha.

“Kami ingin membangun SMK yang menyelenggarakan pendidikan vokasi pada jenjang menengah, dan tujuan akhirnya adalah menjadi acuan dan kemudian menjadi pedoman bagi SMK lainnya. Melalui program SMK PK, kami berharap SMK mampu menghasilkan lulusan. yang berkompeten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, menjadi pembelajar sepanjang hayat yang adaptif, kompetitif, dan selalu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Dirjen Kiki.

Kegiatan Kelas Teknologi Informasi Dan Komunikasi (tik) Dasar Dalam Rangka Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tahun 2022

Kiki mendesak para politisi pendidikan setempat untuk terus mendorong satuan pendidikan untuk mengikuti Program SMK PK guna mewujudkan sekolah vokasi yang berkualitas.

“Kami berharap bapak/ibu terus memberikan inspirasi dan semangat kepada para guru untuk memberikan pembelajaran yang berkualitas. Masa depan anak-anak kita ada di tangan bapak/ibu dan masa depan Indonesia ada di tangan bapak/ibu. pelaksanaan SMK PK sepenuhnya mencapai tujuan,” kata Kiki.

Sementara itu, Direktur SMK Vardani Sugianto mengatakan, program PK SMK reguler baru ini tidak jauh berbeda dengan program PK SMK Support Matching Scheme. Tujuan dari Program SMK PK skema reguler yang baru adalah untuk memperluas dan mengkonsolidasikan SMK PK di daerah sehingga peran SMK untuk mempengaruhi SMK lainnya mempercepat transformasi SMK. Oleh karena itu, sesuai Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 464/M/2021, sekolah dan peserta didiknya harus siap bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan pendidikan. Program Sekolah Kejuruan Unggul (SMK PK).

Kursus Teknologi Informasi Untuk Siswa Sekolah Menengah

Program SMK PK menjadi katalisator terwujudnya pendidikan Indonesia. Program SMK PK memiliki tiga penekanan, antara lain kolaborasi dan keselarasan dengan dunia kerja, kepemimpinan kunci, dan kelulusan. SMK yang berkualitas diharapkan dapat dicapai melalui 5 pilar intervensi dalam program SMK PK. Lima pilar intervensi tersebut adalah penguatan sumber daya manusia di satuan pendidikan, penguatan keselarasan kurikulum dan pembelajaran berbasis kerja, penguatan dukungan infrastruktur, penguatan manajemen sekolah berbasis data, dan dukungan perguruan tinggi. selama minimal 2 tahun.

Puluhan Siswa Siswi Dan Guru Smk Dilatih Terampil Terapkan Iot

“Kepemimpinan kepala sekolah itu penting, sehingga kepemimpinan kepala sekolah diuji melalui wawancara dan seleksi. Kepala sekolah diharapkan benar-benar kreatif dalam manajemen, kewirausahaan dan pengajaran serta dapat mengembangkan diri dan mencapai kemajuan orang lain. diharapkan mencapai lebih dari 60 persen. Transformasi SMK dapat dicapai melalui linkage dan adaptasi yang mendalam dan komprehensif. Untuk mencapai 8+i, kembangkan kurikulum bersama dengan industri, sehingga proses Alignment ini benar-benar berbasis industri. Tiga hal ini yang harus diperhatikan dalam menyusun peta jalan menuju tahap keempat,” kata Vardani.

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh satuan pendidikan yang ingin mendaftarkan sekolahnya pada program SMK PK, antara lain SMK yang sudah memiliki Nomor Pokok Satuan Pendidikan Nasional dan terdaftar di Dapodic, guru bersertifikat dari dunia kerja. Sekolah vokasi mempunyai rencana aksi pengembangan keterampilan terapan, serta kolaborasi dan kemitraan dengan dunia kerja. Direktur Vardani juga menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi siswa SMK, karena permintaan luar negeri terhadap lulusan SMK saat ini lebih mengutamakan lulusan yang memiliki sertifikat kompetensi.

“PK SMK harus memiliki LSP minimal P1, dilanjutkan dengan pemutakhiran teknologi dan pelatihan bagi guru dan instruktur, penelitian untuk mendukung TEFA, dan komitmen untuk melakukannya. Tahapan tahapan SMK PK pada tingkat yang tepat bisa mencapai tahap 3 dan 4. Kami kemudian mengusulkan untuk mengambil DAK sebagai pelengkap konsentrasi keterampilan lainnya.”Dengan SMK PK diharapkan koeksistensi dan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah semakin diperkuat sehingga meningkatkan kualitas lulusan SMK,” kata de Vardani.(Aya/ Cecep) Sebagai Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi Informasi (SMK TI) pertama di Kalimantan Timur, SMK TI Airlangga Samarinda mengapresiasi kontribusinya terhadap peningkatan kapasitas siswa dan guru di Kalimantan Timur, salah satunya adalah TOT (Training of Trainers) untuk Menjadikan guru yang akan membimbing dan membimbing peserta Olimpiade TIK (OTIK) III tahun 2014 pada hari Sabtu tanggal 22 Februari 2014.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan OTIK ke 3 Tahun 2014 di SMK IT Airlanga “Airlanga Cyber ​​School” tingkat SMP/MTs se Kalimantan Timur. Pelatihan (TOT) “Microsoft Office Application” bagi guru SMP/MTs se Kalimantan Timur dilaksanakan oleh 25 orang guru dari 20 sekolah di Kalimantan Timur (Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Bondang, Sangata, Kabupaten Kutai Timur, Tengarong, Kutai Regerta.) .

Indonesia Adb Edtech Teacher Survey (survei Kesiapan Pendidik Dalam Teknologi Pendidikan Di Indonesia)

Pelatih Bpk. Mohammad Yani, S.Com, Programmer STMIC SPB Samarinda dan Pembina LKS Nasional 2011-2014 SMK IT Airlanga Bidang Aplikasi Perangkat Lunak IT.

“Awang Farouk Institute” bekerja sama dengan “House of Change” menyelenggarakan Konsultasi Rakyat Kalimantan Timur 2014: Pemantapan Visi dan Misi Pembangunan Berkelanjutan Menuju Kalimantan Timur Raya 2018. Kegiatan tersebut berlangsung selama 1 (satu) hari penuh. Rabu 26 Februari 2014, Ballroom Hotel Senior Bumi, Gubernur Kalimantan Timur, Bpk. dr. Awang Farouk Ishak dan Keynote Speaker “Prof. Renald Casali, Ph.D” merupakan pendiri Rumah Matat, seorang guru besar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan saat ini merupakan pakar manajemen terbaik di Indonesia.

RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Tahun 2013-2018 mempunyai 5 (lima) fokus pembangunan Kalimantan Timur, yaitu: 1). SDM, 2). Daya saing ekonomi, 3). Infrastruktur, 4). Pengelolaan yang profesional dan transparan, 5). Lingkungan Hidup Khususnya Prof. Renald Casali membahas tentang daya saing SDM Kalimantan Timur sebagai kebijakan daya saing SDM yang dirumuskan oleh provinsi Kalimantan Timur:

Kursus Teknologi Informasi Untuk Siswa Sekolah Menengah

Olimpiade ICT (OTIC) Tingkat Sekolah Dasar/MT Kalimantan Timur Tahun 2014 dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2014 di Kampus IT Terpadu “Airlanga Cyber”. SMK IT Airlanga menjadi penyelenggara utama dengan dukungan penuh dari Kampus IT Terpadu STMIK SPB Samarinda. Peserta acara tahunan ini adalah 68 siswa dari 20 sekolah di Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kota Bondang dan Kabupaten Sangata. Kutai Timur, Kecamatan Tenkarong. Kutai Kertanagara.

Workshop Program Praktik Kerja Lapangan Bersama Dunia Kerja Smk Negeri 1 Ampek Angkek

Dalam rangka pelaksanaan OTIK kali ini, olimpiade ICT diisi dengan pelatihan (TOT) bagi guru peserta dan guru pembimbing tentang “Aplikasi Microsoft Office”. Tuan sebagai pelatih. Mohammad Yani, S.Kom Dosen STMIK SPB Samarinda dan Pembina LKS Nasional SMK TI Airlanga bidang Aplikasi Perangkat Lunak IT 2011-2014. Lihat dokumentasi liputan kegiatan OTIK-3 di halaman Facebook/. (@seagate)

Untuk seluruh siswa kelas XII SMK TI Airlangga TA. 2013/2014 agar selalu memperhatikan jadwal penting semester genap ini. Selalu berkomunikasi dengan Dewan Guru, Wali Kelas, CC, Ketua Kurikulum, Kepala Sekolah dan Salman untuk memastikan semua agenda penting ini dapat diselesaikan dengan lancar dan tepat waktu khususnya Ujian Nasional dan SNMPTN. Selamat belajar dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kekuatan (@seagate)

Jumat 21 Februari 2014, SMK TI Airlangga mengadakan sosialisasi ujian nasional tahun ajaran 2013/2014 yang dilaksanakan di halaman gedung baru SMK TI Airlangga. Seluruh siswa kelas 12 SMK Ti Airlangga hadir di SMK Ti Airlangga dan seluruh orang tua/protes siswa kelas 12. Sosialisasi ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama untuk kelas

Kegiatannya juga diadakan untuk disimbolkan. Seluruh mitra sosialisasi mendapatkan informasi yang diperlukan dan dilengkapi dengan sesi tanya jawab. Ujian nasional dilaksanakan mulai tanggal 14 April 2014 hingga 16 April. Sehingga siswa dan orang tua diharapkan memantau aktivitas vital ini.

Menjadi Guru Melek Digital Untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045

Karya Siswa 3 MM-1 Itu

Informasi kursus, sistem informasi absensi siswa, teknologi informasi, teknologi informasi untuk bisnis, teknologi informasi untuk keunggulan kompetitif, laptop untuk mahasiswa teknologi informasi, sistem informasi siswa, kursus teknologi, informasi bea siswa, informasi biaya siswa, sistem informasi penilaian siswa, sistem informasi data siswa

Leave a Comment