Ibu Bekerja Atau Ibu Rumah Tangga

Ibu Bekerja Atau Ibu Rumah Tangga – Ibu rumah tangga atau ibu bekerja? 7 manfaat menjadi ibu rumah tangga ini mungkin akan membuat Anda berpikir dua kali untuk menjadi ibu bekerja.

Pasti menjadi pilihan sulit bagi Anda untuk memilih bekerja atau diam di rumah. Para ibu pasti sudah memikirkan banyak hal untuk mengambil keputusan ini. Menjadi ibu yang bekerja bukan berarti tidak menyayangi anak atau suami, namun sudah pasti sebuah keharusan yang harus Anda lakukan demi keluarga tercinta.

Ibu Bekerja Atau Ibu Rumah Tangga

Ibu Bekerja Atau Ibu Rumah Tangga

Jangan khawatir ya, bagi para ibu yang ingin berhenti bekerja dan memilih berdiam diri di rumah. Ada 7 kelebihan yang membuat ibu percaya diri menjadi IRT. Apa saja 7 kelebihannya? Simak ulasannya berikut ini:

Persamaan Ibu Bekerja Dengan Ibu Rumah Tangga

Bagi para ibu yang memiliki anak berusia 3 bulan hingga 5 tahun, masa ini benar-benar merupakan masa emas bagi anak-anaknya. Para ibu yang bekerja seringkali banyak melewatkan hal-hal tersebut karena harus berangkat ke kantor pada pagi hari dan pulang pada sore hari, bahkan anak-anak terkadang sudah terlelap ketika ibu pulang pada malam harinya. Sungguh sakit tak kunjung berdarah yang membuat para ibu ingin bermain dengan bayinya.

Jadi, bagi ibu rumah tangga, melihat tumbuh kembang buah hati setiap hari tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Ibu sendiri yang akan melihat tumbuh kembang anak dengan baik. Selain itu, ibu juga menjadi lebih dekat secara emosional dan fisik dengan anak-anaknya. Anda juga bisa memiliki banyak waktu untuk bermain dengan anak Anda dan mengajari anak Anda pendidikan dasar secara langsung. Ketika Anda menjadi seorang ibu rumah tangga, waktu Anda akan sangat luang. Namun keputusan tersebut bergantung pada apakah sang ibu memilih menjadi ibu rumah tangga atau ibu bekerja.

Saat Anda bekerja, Anda jelas harus menyediakan babysitter di rumah atau menyekolahkan anak Anda ke tempat penitipan anak. Tidak, biaya ini tidak akan murah, tentunya harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Namun, jika Anda dan suami bisa mencapai semua itu, hal itu tidak menjadi masalah. Memang benar yang lebih mengetahui keadaan keluarga adalah ibu sendiri.

Namun lain halnya jika Anda seorang ibu rumah tangga, semua pekerjaan rumah tentunya bisa Anda lakukan sendiri tanpa harus menyewa pembantu atau pengasuh untuk mengasuh anak Anda. Inilah yang akan menurunkan pengeluaran bulanan Anda dan lebih menghemat. Anda pasti akan pintar-pintar mengeluarkan uang karena Anda tahu hanya suami Anda yang bekerja.

Ibu Rumah Tangga Dan Ibu Yang Bekerja

Ibu bekerja seringkali mempunyai banyak tanggung jawab yang menjadi tanggung jawab pemberi kerja. Tentunya hal ini menjadi tanggung jawab yang besar bagi para ibu karena setiap bekerja ada kewajiban yang harus ditunaikan. Belum lagi saat bekerja, para ibu harus rela bekerja ekstra dan meninggalkan anak lebih lama dari biasanya. Nah, ini pasti menjadi masalah besar bagi para ibu bekerja bukan?

Berbeda dengan ibu rumah tangga yang sebenarnya hanya berdiam diri di rumah dan tidak kemana-mana. Faktanya, satu-satunya tanggung jawab yang dia miliki hanyalah anak-anak, suami, dan rumah. Faktanya, Anda akan lebih mudah mengurus anak, suami, dan rumah karena Anda tidak lagi memiliki tanggung jawab lain yang menyita pikiran Anda. Memang berbeda dengan ibu bekerja, tapi tetap saja itu semua keputusanmu kan?

Stres tidak mengenal waktu, ketika Anda berada dalam tekanan yang besar dan banyak hal yang perlu dikhawatirkan, Anda pasti akan stres dan mungkin saja stres. Yah, aku tidak percaya, Bu. Seringkali bagi ibu yang bekerja, tingkat stres ini dapat dengan mudah meningkat. Misalnya, jika Anda pulang kerja dan melihat rumah berantakan, cucian bertumpuk, belum lagi pakaian yang perlu disetrika, maka tentu ibu bekerja harus punya waktu lebih untuk itu semua.

Ibu Bekerja Atau Ibu Rumah Tangga

Berbeda dengan ibu rumah tangga, ibu justru sibuk mengurus urusan keluarga dari pagi hingga menjelang tidur. Anda tidak akan menghabiskan banyak waktu karena yang perlu Anda khawatirkan hanyalah rumah, anak-anak, dan suami. Tidak ada hal lain yang menyebabkan stres. Namun, apapun pilihanmu, kamu tetap harus menjadi wanita yang kuat ya, Bu. Bu, kamu bisa melakukannya!

Ibu Rumah Tangga Atau Ibu Bekerja? 7 Kelebihan Menjadi Ibu Rumah Tangga Ini Dapat Membuat Bunda Berpikir Ulang Untuk Menjadi Ibu Pekerja, Bunda Siap? — Steffifauziah’s Blog

Menjadi ibu yang bekerja membutuhkan banyak tenaga, apalagi jika tidak memiliki asisten di rumah. Selain pekerjaan kantor, Anda harus memiliki tenaga ekstra yang memungkinkan Anda membersihkan dan merawat rumah. Memang benar bukan pekerjaan mudah, mengurus pekerjaan kantor membutuhkan tenaga yang sama besarnya dengan membersihkan rumah.

Namun berbeda dengan ibu rumah tangga yang hanya mengurus rumah saja. Anda memiliki lebih banyak energi daripada menjadi ibu yang bekerja. Sang ibu hanya konsentrasi membersihkan rumah, mengurus anak dan suami. Tak ada tugas lain yang bisa menyita perhatian Anda sehingga tenaga Anda terkuras habis. Hal ini tentunya penting bagi para ibu agar tidak mudah stres.

“Tinggallah di rumahmu dan janganlah kamu bertabarruj (penampilan) seperti penampilan orang-orang bodoh yang pertama.” (Al-Ahzab: 33)

Jelas dari ayat Alquran di atas bahwa sudah menjadi kodrat seorang wanita untuk tinggal di rumah dan suaminya menjadi pencari nafkah. Masih kembali ke permasalahan keluarga ibu saya, jika keadaan mendesak dan menurut syariat ibu saya harus bekerja tetap tidak ada masalah. Namun saat bekerja, Anda harus berpenampilan layaknya seorang muslimah, agar tidak meninggalkan hijab.

Step By Step

Pekerjaan seorang ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang paling menakjubkan. Apakah Anda percaya ini? Karena sebenarnya pekerjaan Anda di rumah bukan sekedar mengurus rumah saja namun Anda juga harus menjadi orang yang multi skill. Seperti menjadi dokter saat anak sakit, menjadi juru masak agar anak dan suami makan enak, dan menjadi guru untuk mendidik anak menjadi orang baik saat besar nanti.

Makanya IRT (nyonya rumah) bagus sekali. Faktanya, ibu bekerja dan ibu rumah tangga sama sekali tidak bisa dibandingkan. Keduanya punya prinsip masing-masing, apapun pilihanmu, yang penting keluarga selalu mendukung keputusanmu. Tetap semangat ya, Bu!

Inilah 7 keuntungan menjadi ibu rumah tangga dibandingkan bekerja. Namun semua keputusan bergantung pada ibu, karena situasi setiap keluarga berbeda-beda. Anda mungkin harus bekerja karena suami Anda tidak bisa bekerja atau pekerjaan suami Anda belum cukup memuaskan atau karena alasan lain Anda adalah seorang ibu yang bekerja. Apapun yang terjadi, seorang ibu pasti tahu apa yang terbaik untuk keluarganya.

Ibu Bekerja Atau Ibu Rumah Tangga

Bagi para ibu yang memilih bekerja dari rumah, mungkin ada pilihan lain selain 7 hal di atas, bukan? Boleh ditambahin di kolom komentar di bawah, aku tunggu bunda – Dilema para wanita dalam memilih menjadi ibu bekerja atau ayah rumah tangga sudah menjadi hal yang lumrah akhir-akhir ini. Tidak ada yang salah dengan kedua pilihan ini. Keduanya adalah pilihan yang valid.

Perbedaan Tingkat Kepuasan Hidup Ibu Bekerja Dan Ibu Rumah Tangga

Kuncinya adalah menciptakan dan menjaga waktu berkualitas bersama keluarga secara konsisten dan bermakna. Harus ada interaksi langsung dan fokus nyata pada keluarga ketika ada kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama.

Kemudian setelah itu terus pelihara kebahagiaan dengan memainkan peran ganda tersebut. Bagilah waktu secara merata antara ibu bekerja dan ibu rumah tangga.

Perempuan multiperan mempunyai banyak dimensi psikologis. Apalagi bagi perempuan yang masih memiliki anak kecil atau anak-anak, konfliknya akan semakin kuat.

Seperti yang kita ketahui, dalam budaya Indonesia, sebagai wanita yang sudah menikah atau sudah menikah, tugasnya juga akan terbagi. Pekerjaan di instansi tempat ia bekerja harus adil dan benar, namun sebaliknya jika di rumah ia harus menjadi seorang ibu, istri, pendamping suami, dan membina hubungan dengan keluarga dan orang yang lebih tua.

Ritual Pagi Ibu Rumah Tangga Biar Tetep Waras

Nyatanya, sangat sulit menghadapinya sebagai seorang muslimah. Yang terpenting adalah mendapat persetujuan suami. Karena itu bagian dari syariah.

Sebelum menjadi ibu dua anak, kita harus berkomitmen dulu pada pasangan. Ketika seorang suami mengizinkan kita bekerja di luar keluarga, itu bisa menjadi anugerah yang sangat penting bagi seorang wanita yang telah mengenyam pendidikan tinggi, karena dia akan mampu mengelola segala keterampilan dan kemampuannya dengan lebih baik.

Namun sebagian besar ibu yang sibuk memiliki satu hal yang terkadang terabaikan. Lebih sering daripada bukan bagian rumah. Permasalahan yang muncul adalah ketika pekerjaan memerlukan pelaksanaan yang baik, sedangkan seseorang harus tahu bagaimana mengatur waktu agar urusan rumah tangga tidak terbengkalai.

Ibu Bekerja Atau Ibu Rumah Tangga

Jika kita kembali ke apa yang sebenarnya dituntut dari seorang wanita, kita benar-benar menyadari bahwa setiap orang sedang melihat citra seorang ibu, pada citra seorang perempuan. Dengan demikian, bekerja di luar keluarga dapat memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga, meskipun tidak wajib.

Menyadari Dan Menerima Berbagai Masalah Ibu Rumah Tangga

Namun ada juga yang bekerja untuk pamer. Ia akan menemukan makna di sana karena ia merasa mempunyai bakat, mempunyai pendidikan, sehingga ada kemauan untuk membaginya kepada masyarakat. Di sinilah pula perempuan seringkali menemukan arti kebahagiaan asalkan mampu menyeimbangkan keadaan.

Artikel ini dikutip dari Radio Mozaik Suara Muslim Surabaya 93.8 FM yang disiarkan pada Kamis 20 Februari 2020 pukul 13:00-14:00 bersama Bunda Rini Nurahaju, M.Si, Psikolog, Asisten Profesor Departemen Psikologi Universitas Hang Tuah Surabaya.

Suara Muslim merupakan jaringan media yang menghasilkan berbagai konten informatif, menyejukkan, dan menarik secara on-air, on-air, dan online.

Dengan lebih dari 500.000 pendengar, Suara Muslim bertujuan untuk menjadi mitra sukses Anda. Hubungi kami untuk mendapatkan penawaran terbaik. IOOOH. Apalagi saat Anda mulai merasa sedang terjadi “mommy war” antara kelompok ibu rumah tangga dan kelompok ibu kantoran. Duh… diam.

Menjadi Ibu Rumah Tangga Tidaklah Mudah

Bagi saya, ketika pertama kali menikah, pikiran saya sederhana, pernikahan adalah pernikahan. Konyolnya niatku menikah karena tak ingin menjadi tua sendirian. Aku ingin bersama orang-orang yang kucintai sampai tua, sampai mati. Hahaha, bodoh ya. Tak kusangka kalau aku menikah pun, aku masih bisa menjadi tua sendirian jika pasanganku meninggal duluan hahaha. Apalagi jika menyangkut perpisahan/perceraian, yang saat itu bahkan tidak terpikirkan oleh saya.

Untuk menikah lagi

Ibu rumah tangga bekerja, ibu rumah tangga bekerja di rumah, pekerjaan ibu rumah tangga, bekerja dari rumah untuk ibu rumah tangga, komunitas ibu rumah tangga, ibu rumah tangga vs ibu bekerja, bekerja atau ibu rumah tangga, bekerja di rumah untuk ibu rumah tangga, freelance ibu rumah tangga, bisnis ibu rumah tangga, ibu rumah tangga yang bekerja, usaha ibu rumah tangga

Leave a Comment